Saturday, November 24, 2007

The Worst Case

Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka. (Al Baqarah:167)

Selalu ada sesuatu yang berbeda ketika saya back to school setiap pekannya. Kali ini jumat(23/11) dalam sesi kultum mentoring, ternyata yang dapat giliran adalah the most funny mentee. Dia membuka sesi kultum dengan ayat yang senada dengan diatas. Waduh… saya lupa surat apa dan ayat berapa. Intinya dia menjelaskan firman Allah yang menerangkan kejadian pada hari pembalasan nanti. Kala itu banyak manusia yang masuk neraka karena melalaikan kehidupan di dunia alias tidak dapat memanfaatkan dengan baik. Mereka meminta untuk dapat dikembalikan dunia dan berjanji akan berbuat baik. Ini adalah sesuatu yang begitu mengerikan. Kenapa? Bayangkan Anda meminta sesuatu yang jelas-jelas itu merupakan sesuatu hal yang tidak mungkin. Anda meminta untuk dibebaskan dari siksa api neraka yang kekal dengan meminta dikembalikan kedunia padahal Anda adalah orang cerdas dan beruntung karena dulu pernah mendapatkan peringatan seperti ini di dunia. Namun, sayangnya Anda tidak cukup cerdas untuk keluar dari golongan orang-orang fasik.

Yap, begitulah kira-kira inti kultumnya. Cukup untuk membuat saya tersentak. Namun, karena anaknya asik, demikian juga dengan sebagian mentee lainnya dalam kelompok saya, jadi sambil dibawa asik aja. Ada ilustrasi menarik yang coba disampaikan pada kesempatan itu untuk lebih menggambarkan sebuah penyesalan. Berdasarkan waktu, ada beberapa tingkatan penyesalan dalam hidup, diantaranya:

1. Penyesalan Sehari : (e.g. salah masak nasi jadi bubur)

Ketika kita ingin memasak nasi tapi malah menjadi bubur, maka kita seharian akan makan bubur. Besoknya bisa masak nasi lagi deh...

2. Penyesalan Sepekan : (e.g. terlewatkan nonton petandingan sepakbola)

Ketiduran sampai terlewatkan big match, apalagi kalau yang bertanding adalah tim favorit kita. Wah bakal nyesel selama sepekan, baru bisa nonton lagi pekan depan. Kalau saya sih, gagal memenangkan CS League kali yaa…

3. Penyesalan Sebulan : (e.g. salah potong rambut)

Kalau kita salah potong rambut, misalnya mau spike tapi jadinya cepak, terpaksa harus nunggu sebulan untuk rambut tumbuh lagi.

4. Penyesalan Setahun : (e.g. tidak lulus SPMB)

Gagal SPMB, musti nungu tahun depan untuk bisa dapet universitas dan jurusan idaman. Kalau gagal lagi, nunggu setahun lagi.

5. Penyesalan Seumur Hidup : (e.g. salah pilih jodoh)

Nah, ini lumayan telak. Seumur hidup kita akan bersama dengan pasangan kita, klo salah pilih nyeselnya bakal seumur hidup lho… Tapi jangan khawatir, ada buku yang judulnya “Ketika Pasangan Tidak Seindah Harapan”. Mungkin bisa mengurangi derita.

6. Penyesalan dunia akhirat : (e.g. gagal memanfaatkan kesempatan hidup di dunia)

Naudzu billa min dzalik. Ilustrasinya ada di bagian awal. Mudah-mudahan kita tidak termasuk golongan orang-orang seperti ini karena ini adalah seburuk-buruknya penyesalan.

Wallahu alam bisshawab.

3 comments:

Aulia said...

subhanallah chan..
perumpamaan poin 5 bisa membuat
hidup nol (0) kembali
(what everything -lah)...

Chandra Prasetyo Utomo (CPU) said...

maksudnya apa boz?

Aulia said...

maksud kembali ke nol (0)
pasti akan kita jalani kelak dinanti
jikala usia telah mampu untuk menerima amanah yang telah Allah berikan itu...